Kenapa Lagu Lawas Kembali Naik Daun di Era TikTok?
Lagu-lagu dari era 90an dan 2000an mulai naik lagi gara-gara TikTok. Banyak content creator yang pakai lagu jadul buat konten romantis, glow up, sampai POV cerita fiksi. Beat retro, suara lo-fi, atau lirik mellow bikin lagu-lagu ini terasa fresh lagi, apalagi kalau udah diracik jadi remix atau slowed + reverb.
Lagu Lawas Favorit Gen Z 2024
Beberapa lagu lawas yang viral lagi:
- “Ku Tak Bisa” – Slank: masuk FYP berkat video throwback couple.
- “Sephia” – Sheila on 7: dipakai buat konten sadboy aesthetic.
- “Pupus” – Dewa 19: cocok buat drama breakup modern.
- “Berharap Tak Berpisah” – Reza Artamevia: beat groove dan suara khas jadi daya tarik baru.
- “Kisah Romantis” – Glenn Fredly: kembali muncul di wedding content Gen Z.
Nostalgia vs Cringe: Dua Kutub Reaksi yang Kontras
- Gen Z yang merasa nostalgia: sebagian besar relate sama feel mellow, lirik dalam, dan musik real instrument.
- Gen Z yang merasa cringe: beberapa merasa beat-nya terlalu lama build up, lirik terlalu “puitis lebay”, atau visual MV zaman dulu agak awkward.
Ini bikin diskusi seru—antara yang mengapresiasi dengan perspektif seni lawas, dan yang prefer musik modern simpel & direct.
Lirik & Gaya Musik yang Jadi Sorotan
- Lirik puitis: seperti “seperti dedaunan yang jatuh ke bumi”—bikin diskusi di komen TikTok soal perbedaan ekspresi zaman dulu dan sekarang.
- Beat & production: musik organik (tanpa digital effects berlebihan) terasa beda banget dari musik elektronik kekinian.
Platform yang Bantu Lagu Lawas Viral Lagi
- TikTok & Instagram Reels: sound nostalgia sering dipakai konten POV atau aesthetic montage.
- Spotify: playlist throwback 2000s dan Nostalgia Indonesia makin ramai dimainkan.
- YouTube Shorts: video kompilasi mood atau edit sinematik lagu jadul makin naik engagement-nya.
FAQ: Gen Z dan Lagu Lawas
1. Gen Z suka lagu lawas karena liriknya?
Ya, karena banyak yang lebih jujur, metaforis, dan tidak to the point seperti sekarang.
2. Apa yang bikin cringe menurut Gen Z?
MV zaman dulu, gaya fashion atau koreografi yang sekarang dianggap norak.
3. Lagu jadul bisa viral lagi gak?
Bisa banget—asal punya hook emosional atau cocok dijadiin soundtrack TikTok.
4. Kenapa lebih banyak lagu galau yang viral?
Karena relatable. Lagu mellow cocok buat vibe konten dramatis dan sad aesthetic.
5. Apakah Gen Z suka lagu slow?
Iya, terutama kalau liriknya meaningful dan ada efek slowed+reverb.
6. Gen Z tertarik remake lagu lama?
Beberapa musisi muda udah mulai, dan hasilnya sering jadi lebih populer lagi.